5 Simple Techniques For RTP Pasukan88

Dalam penugasan ini mereka sering menghadapi penghadangan oleh gerombolan DI/TII dalam jumlah besar. Teknik bertempur anti gerilya teruji dalam take a look at mission ini. Namun demikian, dalam take a look at mission ini akhirnya ada juga anggota Rangers yang tidak siap psychological dalam bertempur dan mereka akhirnya harus keluar dari pasukan.

Saya rasa para pemimpin negara telah sangat bijaksana menempatan brimob pada kedudukannya sekarang ini walaupun exsistensiny diperdebatkan oleh sekelompok golongan baik itu di dalam Polri sendiri dan kalangan militer, bahkan seorang LB Moerdani pun tidak dapat membubarkan Brimob walaupun beliau sudah mengonsepkan untuk melikuidasi secara complete.

ten. Menjawab pertanyaan apakah Brimob harus memiliki senjata berat, masalahnya adalah “seberat apa” senjata yang diperlukan? : – Kendaraan lapis baja sekelas APC (armoured personnel provider – pengangkut pasukan) dipersenjatai dengan senapan mesin sedang hingga berat masih masuk akal.

Mengapa peristiwa ini terjadi? Bagaimana bisa sebuah pasukan reguler dengan persenjataan lengkap dan terorganisasi bisa dipukul mundur dan berantakan oleh pasukan gerilyawan? Untuk menjawab pertanyaan itu maka perlu dijelaskan kronologi pembentukan Batalyon Teratai dan apa penugasannya dalam Operasi Seroja. Batalyon Teratai dibentuk sebagai respon atas perintah Panglima Komando Operasi Seroja kepada Polri yang menyatakan kekurangan personel untuk melakukan invasi lanjutan sekaligus mempertahankan wilayah yang dikuasai di Timor Timur. Seharusnya sesuai dengan kebijakan yang diambil pemerintah Orde Baru pada tahun 1968, maka Polri sudah tidak dilibatkan dalam operasi tempur karena lembaga ini diminta untuk berkonsentrasi pada masalah penegakan hukum.

satu lagi klo polri sedang bekerja coba jangan ngerecokin itu…sama coba kalo berani seluruh TNI masuk peradilan umum dan kembali kebarak.

ayah sy pernah cerita beliau pernah ditugaskan di ternate dan tidore.mgkn dulu ceita itu sy abaikan tetapi skg sy ingin sekali mereviw cerita itu.mgkn bpk karsan bersedia….

.malu rasanya untuk memakai lambang tsb setelah saya baca buku ttg MENPOR.Seandainya bukan karena tuntutan(wajib pakai) dinas,saya akan mencopot lambang tsb dari semua uniform yang saya pakai saat ini.dan biarlah kebanggaan ttg PELoPOR hanya tertanam dalam hati.yang saya pikirkan sekarang bagaimana menjadi anggota brimob yang berusaha profesional dan taat hukum,berlatih dan terus berlatih walau hanya menjadi seorang BRIMOB BIASA.

3.Coba perhatikan dokumenter pemakaman anggota KKO usman harun akibat konfrontasi dg malaysia ( singapur blm merdeka waktu itu). Pada kedua jenazah diangkat dari gedung dephan menuju kendaraan, kalo diperhatikan dgn baik akan terlihat menggotong peti jenazah hanya advertisement anggota kko dan menpor ( pdl menpor ) yg menganggkat peti.

dan bukankah aturan pemakaian seragam tersebut telah di atur tersendiri dalam Kep Kapolri no 24 tahun 2007 tentang sistem manajemen pengamanan organisasi,perusahaan dan atau instansi/lembaga pemerintah,tapi sepertinya Kep Kapolri tsb tidak berlaku,bahkan satpam-satpam sekarang bertingkah around performing melebihi aparat TNI-POLRI,dan adakah upaya yang tegas dari pihak POLRI itu sendiri untuk menertibkan hal tsb…mohon maaf sebelumnya jika saya agak sedikit keluar dari materi pembahasan,mohon tanggapan nya dari para senior Brimob atas fenomena ini

Pasukan Falintil sudah berhasil menembus pertahanan di Markas Batalyon, perintah yang diberikan oleh Danyon adalah membakar gudang senjata. Pertimbangannya jika markas Batalyon jatuh tidak ada senjata yang dikuasai musuh, tetapi secara psikologis keputusan Pasukan88 membakar gudang senjata ini justru semakin menurunkan ethical pasukan. Beberapa anggota Brimob Yon Teratai bahkan ada yang sengaja melemparkan senjatanya ke api dan kemudian melarikan diri. Danyon sendiri tidak diketahui posisinya apakah melarikan diri atau tewas dalam pertempuran.

Dalam penyelidikan peristiwa itu beliau juga menyatakan berpegang teguh pada tradisi militer bahwa komandan tertinggi (danyon) yang harus bertanggung jawab. Sikap ksatria ini dihargai oleh Mabes Polri.

Cuma ada beberapa pribumi di stage menengah. Bagian terbanyak adalah mereka yang hanya sebatas opsir lapangan. Meski selama pendudukan Jepang ada lebih banyak perwira Indonesia yang menduduki posisi menengah, pola itu masih terus berlangsung.

Setelah sampai di Ambon, pasukan dibagi lagi menjadi detasemen-detasemen kecil. Pasukan Brimob dari beberapa Polda dipecah untuk disusupkan ke beberapa wilayah dan sebagian menjadi petugas radio dan transportasi.

Pada hari Minggu, eleven April 1976 petaka itu dimulai. Kesalahan teknis tempur yang pertama kali dilakukan oleh Komandan Batalyon Teratai adalah membagi pasukan menjadi tim kecil dengan jumlah 4 personel pada masing-masing tim. Pertimbangan AKBP Ibnu Hadjar Adhikara membagi pasukannya adalah karena garis pertahanan yang harus dijaga sangat panjang sehingga beliau memutuskan untuk membagi pasukan dalam tim kecil. Pada masa lalu, pasukan Pelopor memang terlatih bertempur dengan taktik tim.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Comments on “5 Simple Techniques For RTP Pasukan88”

Leave a Reply

Gravatar